Fabelio Blog Logo

10 Cara Hadirkan Nuansa Industrial Pada Hunian

10-cara-hadirkan-nuansa-industrial-pada-hunian
Share this article to:

Rumah memang selalu bisa menjadi sarana untuk berekspresi. Berbagai elemen dalam hunian dapat kalian jadikan sarana untuk berekspresi, salah satunya adalah tema desain hunian. Beberapa tema desain yang umum diaplikasikan pada hunian antara lain tema desain minimalis, modern, skandinavia, kontemporer, rustic, vintage, dan shabby chic. Namun jangan lupakan satu tema desain, yakni tema desain industrial.

Tema desain industrial dapat menjadi pilihan untuk kalian yang menginginkan nuansa hunian yang berbeda dengan hunian pada umumnya. Tema desain industrial atau industrialis memang lebih banyak diaplikasikan pada kafe, coffee shop, atau restoran. Tema desain ini identik dengan suasana yang unik dan terkesan unfinished. Ingin terapkan tema desain industrial pada hunian? Simak 10 cara mudahnya berikut ini!

1. Dinding Batu Bata Ekspos

Source: decoist.com

Cara pertama yang bisa kalian terapkan untuk hadirkan nuansa industrial pada hunian adalah dengan menggunakan material batu bata pada dinding. Pengaplikasian material batu bata tanpa ditimpa menggunakan semen atau biasa disebut dengan batu bata ekspos dapat menghadirkan kesan industrial sekaligus artistik pada hunian. Selain itu, dinding batu bata ekspos juga dapat menjadi aksen tersendiri pada ruangan. Tak perlu mengaplikasikannya pada seluruh dinding ruangan, kalian bisa mengaplikasikan batu bata ekspos pada satu sisi saja. Untuk tampilan yang berbeda, kalian bisa mengecat batu bata dengan cat berwarna broken white.

2. Elemen Besi & Kayu

Source: mysweetsavannahblog.com

Cara kedua adalah dengan menghadirkan elemen besi & kayu pada hunian. Perpaduan elemen besi & kayu menjadi ciri khas pada tema desain industrial. Biasanya kedua elemen ini dapat ditemukan pada jendela, pintu, material langit-langit, ataupun pada furnitur. Sentuhan material kayu yang kasar dengan material besi atau logam berwarna krom hitam menjadi ciri khas lainnya dari tema desain industrial.

3. Warna Monochrome

Source: hunker.com

Selain dapat menghadirkan nuansa hunian yang berbeda, tema desain industrial juga tidak akan membuat kalian pusing dengan pemilihan warna cat dinding. Warna-warna dasar seperti hitam dan putih atau biasa disebut warna monochrome menjadi pemain utama dalam hunian berdesain industrial. Selain hitam dan putih, kalian juga bisa mengaplikasikan warna netral lainnya seperti abu-abu ataupun coklat. Usahakan jangan terlalu banyak mengkombinasikan warna agar hunian tidak terlalu mencolok.

4. Lantai Kayu / Polished Concrete

Source: theultralinx.com

Lantai atau flooring menjadi salah satu elemen utama pada hunian. Pada hunian bertemakan industrial, lantai kayu dan polished concrete menjadi ciri khas. Lantai kayu dipilih karena dapat memberikan kesan yang asri dan hangat di tengah-tengah nuansa industrial yang temaram. Sedangkan polished concrete atau lantai beton yang dipoles hingga mengkilap dan halus dapat memberikan kesan ruangan yang luas dan juga tambahan kesan industrial yang semakin kental.

5. Dinding Unfinished

Source: deardesigner.co.uk

Dinding dengan kesan belum selesai atau unfinished menjadi cara ampuh lainnya untuk menghadirkan kesan industrial pada hunian. Sebenarnya dinding unfinished tidak benar-benar belum selesai. Karena kalau diperhatikan lebih detail, dinding ini sudah mendapatkan sentuhan akhir untuk membuatnya tahan lama dan mudah dibersihkan. Dinding unfinished biasanya terbuat dari material semen ataupun beton. Beberapa gaya dinding unfinished yang biasa digunakan pada tema desain industrial adalah dinding dengan warna abu-abu dengan tone warna yang berbeda, dan dinding dengan satu tone warna abu-abu.

6. Pipa, Balok, dan Langit-langit Terbuka

Source: behance.net

Langit-langit yang terbuka juga menjadi ciri khas dari gaya industrial yang sangat kental. Jika biasanya pada tema hunian lainnya bagian langit-langit selalu dihadirkan tertutup dan rapi, pada hunian bergaya industrial, hal tersebut dibiarkan terbuka namun tetap rapi. Penggunaan material pipa dan balok kayu menjadi pelengkap. Selain unik, pengaplikasikan konsep langit-langit terbuka juga dapat membuat hunian semakin menarik.

7. Tata Pencahayaan

Source: etsy.com

Pada hunian bergaya industrial, kalian bisa mengaplikasikan tata lampu atau tata pencahayaan dengan arah sejajar. Lampu track yang disusun berjajar pada tangkai logam ataupun lampu gantung dengan kop bermaterial logam atau besi menjadi penanda pencahayaan khas gaya industrial. Pemilihan bohlam lampu dengan cahaya berwarna kuning akan semakin membuat kesan industrial semakin hangat.

8. Furnitur Daur Ulang

Source: futuristicarchitecture.com

Yang menyenangkan dari konsep industrial adalah, kalian tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk furnitur. Kalian dapat mengkreasikan sendiri furnitur dan perabotan lainnya menggunakan bahan daur ulang. Fungsi dari beberapa perabotan juga dapat diubah agar bisa digunakan lebih maksimal. Beberapa furnitur dan perabot yang bisa kalian ciptakan dengan bahan daur ulang antara lain meja, stool, cup lampu, hingga rak buku.

9. Dekorasi Rumah

Source: bloglovin.com

Banyaknya material ekspos dengan kesan maskulin bukan berarti tidak dapat dibuat lebih lembut dan kalem. Caranya, kalian bisa meletakkan beberapa dekorasi rumah dengan sentuhan industrial yang lebih lembut. Beberapa diantaranya adalah bantal hias, karpet, lampu meja, hingga tanaman hijau di dalam rumah.

10. Furnitur yang Tepat

Source: everythingelze.com

Jenis furnitur bergaya industrial biasanya memiliki bentuk yang simpel, tidak banyak detail dengan kombinasi material kayu dan besi. Warna-warna furnitur bergaya industrial juga biasanya kalem dan terkesan maskulin dengan pemilihan warna abu-abu, coklat, custard, atau bahkan hitam.