Dalam memilih furniture untuk rumah, kayu memang salah satu bahan yang masih menjadi pilihan favorit banyak orang. Namun, merawat material organik seperti kayu tentu saja tidak semudah merawat furniture dari bahan plastik. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka resiko terkena jamur, retak, hingga dimakan rayap dapat terjadi pada furniture kayu Anda. Namun tidak perlu cemas karena kami punya 7 tips yang bisa dicoba sendiri di rumah.

1. Letakkan di Tempat Kering atau Bersuhu Normal

Paparan suhu panas secara terus menerus dapat membuat kayu menjadi kering dan menyusut sehingga menimbulkan retakan pada lapisan kayu. Jauhkan furniture berbahan kayu dari peralatan yang memancarkan panas atau tempat yang langsung terpapar sinar matahari, terutama jika Anda tinggal di daerah dengan suhu tinggi. Tidak hanya itu, udara lembab juga dapat memancing berkembangbiaknya jamur atau serangga yang berbahaya bagi kayu.

2. Pindahkan dengan Benar dan Hati-Hati

Kebiasaan memindahkan meja atau kursi minimalis dengan cara menyeret atau menarik sandarannya dapat menggores dan mengikis kayu akibat bergesekan dengan lantai. Menarik salah satu kakinya saja juga beresiko merusak sambungan kursi. Cara yang benar dalam memindahkan furniture kayu adalah dengan mengangkatnya di bagian penampang atau dudukannya dengan hati-hati.

3. Gunakan Alas untuk Meminimalisir Kerusakan

Walau Anda sudah berhati-hati dalam memindahkan furniture kayu Anda, terkadang car penggunaan furniture itu sendiri yang secara perlahan dapat merusak tampilannya. Untuk meminimalisir resiko tergores atau terkena noda yang membuat warna kayu kusam dan permukaan kayu tidak mulus lagi, cukup tutupi bagian atas meja dengan kain taplak atau table runner. Sedangkan untuk bagian kaki, Anda bisa mengalasinya dengan karpet atau kain felt di tiap kakinya.

Baca Juga: Perawatan Furnitur: Kayu Pinus

4. Keringkan Noda Air, Segera!

Gelas minuman seringkali meninggalkan noda air berbentuk lingkaran pada permukaan meja makan berbahan kayu. Jika dibiarkan saja, noda ini akan tertinggal permanen dan merusak keindahan tekstur kayu alami. Cara menghilangkanya bisa dengan mengusapkan campuran pasta gigi dan baking soda atau campuran minyak goreng dan abu dengan kain lembut. Untuk noda yang kecil, Anda cukup mengusap campuran tadi dengan menggunakan jari. Alternatif lain adalah dengan membakar biji kemiri hingga minyaknya keluar, kemudian hancurkan dengan cara dipukul-pukul, lalu usapkan pada noda.

5. Bersihkan Furniture Kayu Secara Berkala

Bersihkan furniture kayu setidaknya sebulan sekali dengan menyemprotkan pledge atau cairan pelapis furniture secukupnya pada permukaan furniture kayu, lalu lap dengan kain dan biarkan hingga kering. Peralatan untuk membersihkan furniture kayu ini bisa Anda dapatkan di toko material atau toko furniture. Jika perlu, Anda juga bisa melakukan finishing ulang pada furniture kayu setiap 2-3 tahun agar tidak terlihat kusam.

6. Gunakan Kuas atau Sikat Gigi untuk Bagian yang Tak Terjangkau

Pada dasarnya, furniture kayu dapat dibersihkan dengan lap kain katun saja. Namun ada kalanya debu-debu, kotoran, atau jamur di furniture kayu tidak terangkat dengan baik karena terselip di antara celah. Gunakan kuas berukuran kecil dan halus atau sikat gigi untuk enjangkau bagian-bagian tersebut.

7. Manfaatkan Sisa Teh Sebagai Pembersih

Selain sehat untuk dikonsumsi, teh memiliki banyak kegunaan, salah satunya sebagai pembersih kayu. Untuk hasil warna dan kilau yang maksimal, celupkan kain lembut dalam seduhan teh hitam, peras kain, baru kemudian usapkan pada furniture kayu untuk membersihkannya dan biarkan hingga mengering.

Baca Juga: Perawatan dan Pembersihan Furnitur Kayu