Meletakkan Kepribadian di Rumah Melalui Desain Interior

meletakkan kepribadian dalam desain interior rumah
Share this article to:

Setiap rumah itu unik, mengapa bisa seperti itu, ya? Jawabannya adalah karena rumah diisi oleh manusia yang memiliki beragam kepribadian. Bahkan dalam sebuah komplek atau cluster dengan tipe rumah yang sama pun, rumah yang satu dengan yang lain akan tetap berbeda. Ada cerita dan memori yang tercipta dari tiap kepala yang mengisi sebuah rumah. Rumah, selalu punya ceritanya masing-masing.

Eh, sudah cukup, ya puitis-puitisnya, hehe. Memberikan sentuhan personal pada rumah dapat kamu lakukan dengan bermain pada desain interior rumah, lho! Kamu bisa mendesain rumah atau ruangan sesuai dengan kepribadianmu. Yuk, simak beberapa gaya desain interior rumah sesuai dengan kepribadian berikut ini!

1. Si Teratur Dalam Desain Interior Minimalis

via westelm.com

Desain interior minimalis adalah salah satu gaya desain yang saat ini cukup banyak diminati. Ternyata desain interior minimalis ini menggambarkan seseorang dengan kepribadian yang teratur, pragmatis, introvert, dan perfeksionis, lho! Si teratur dan perfeksionis dalam desain interior minimalis yang selalu ingin semua barang dalam rumah tertata dengan baik dan rapi, sehingga kamu dapat menemukan barang yang dibutuhkan dengan mudah.

Desain interior minimalis memiliki ciri khas kesederhanaan dari segi pemilihan furnitur hingga ornamen pada ruangan. Kesan simpel pada desain interior minimalis dapat menghasilkan suasana rumah yang kondusif dan tenang, sangat cocok untuk kamu si introvert. Tampilan rumah yang selalu rapi membuat si perfeksionis akan merasa sangat nyaman di rumah minimalis.

2. Desain Interior Skandinavia Untuk Si Ramah

via ninetyfourdesign.com

Jika kamu sosok dengan kepribadian yang ramah, berjiwa sosial tinggi, ekstrovert, dan pecinta lingkungan, kamu cocok dengan desain interior Skandinavia! Gaya Skandinavia memang selalu mengedepankan faktor kenyamanan dalam tiap sentuhan interiornya, sehingga akan sangat cocok untuk kamu beramah tamah dengan teman dan keluarga. Furnitur bermaterial kayu menjadi ciri khas desain interior Skandinavia, untuk kamu si pecinta lingkungan, pasti akan merasa sangat betah dengan gaya desain interior ini.

Warna-warna netral dan pastel seperti putih dan warna kayu natural menjadi ciri khas desain interior Skandinavia yang selanjutnya. Berkat palet warna ini, ruangan akan terasa lebih nyaman, lapang, bersih, dan chic, siapapun tamu yang berkunjung ke rumahmu, pasti akan merasa sangat betah. 

3. Jiwa “Nyeni” Pada Desain Interior Pop Art

via pinterest.com

Nuansa nyentrik pada desain interior pop art nyatanya sangat cocok dengan kamu yang berkepribadian unik, mencintai seni, menyukai kebebasan, dan dinamis. Desain interior pop art memang menekankan kebebasan berkekspresi dan keberanian berkesperimen pada setiap elemen desain rumah. Penggunaan warna-warna cerah dan cenderung tabrak lari justru memberikan kesan unik tersendiri pada rumah dengan desain interior pop art.

Kamu bisa dengan bebas menyalurkan hobi seni dengan mengaplikasikan berbagai elemen dekorasi ruangan seperti wallpaper pop art bertema film favorit atau grup musik kesukaanmu. Furnitur berdesain unik pun bisa kamu letakkan untuk membuat nuansa rumah pop art mu lebih semarak.

4. Sosok Anggun Nan Romantis Pada Desain Interior Shabby Chic

via pinterest.com

Gaya desain interior yang satu ini memang lekat dengan wanita, ya, shabby chic! Kesan feminin, anggun, dan romantis akan langsung terasa ketika pertama kali kamu melihat rumah dengan desain interior shabby chic. Gaya desain interior yang berkembang di Inggris ini memang cocok untuk kamu yang memiliki kepribadian sangat feminin, anggun, dan romantis. Kehadiran motif-motif bunga dengan sentuhan warna-warna pastel nan lembut membuat nuansa desain interior shabby chic sangat romantis.

Gaya desain interior shabby chic juga lekat dengan penggunaan furnitur bergaya victorian yang antik dan vintage. Furnitur-furnitur lama yang kemudian di re-furnish dan diberikan sentuhan cat hijau tosca atau diberi lapisan kain berwarna lembut, akan kamu temukan pada desain interior shabby chic.

5. Si Tegas & Maskulin Dalam Desain Interior Industrialis

via pinterest.com

Penggunaan warna-warna gelap seperti hitam dan abu-abu, serta material keras seperti besi metal yang menjadi ciri khas desain interior industrialis sangat mencerminkan pribadi yang tegas serta maskulin. Kesan unfinished pada desain interior industrialis yang terlihat dari penggunaan material ekspos juga mencerminkan kepribadian yang jujur. 

Untuk kamu si santai, desain interior industrialis juga cocok untukmu, sebab kamu tak usah terlalu memikirkan aspek atau elemen estetik pada rumahmu. Masalah fungsionalitas lebih ditekankan pada gaya industrialis. Furnitur-furnitur sederhana yang multifungsi juga akan lebih cocok untukmu.

Itulah beberapa gaya desain interior rumah yang sesuai dengan kepribadian. Ingat, rumahmu adalah tempatmu berada, tempatmu pulang. Karenanya, buatlah rumah senyaman mungkin agar kata-kata pulang selalu menjadi kata-kata yang dirindukan, sejauh apapun kamu dari rumah dengan kondisi apapun.